Belajar Biologi Materi Reproduksi Manusia- Distira Viro Nika

 

Struktur dan Fungsi Sistem Reproduksi

Sebelum lebih jauh, ada baiknya kita bahas dulu tentang apa yang dimaksud sistem reproduksi. Seperti sistem lainya, sistem reproduksi pada manusia terdiri dari rangkaian organ dan zat. Organ dan zat pada sistem ini saling berinteraksi untuk mendukung proses berkembang biak. 

Jadi, sesuai namanya, fungsi sistem reproduksi pada manusia berperan penting dalam kelangsungan hidup dan regenerasi umat manusia lho, Pahamifren. Proses reproduksi diawali dari proses seksual, yaitu ketika sel sperma bertemu dengan sel telur melalui hubungan seksual. 

Selama proses seksual, organ reproduksi menghasilkan kelenjar dan hormon yang bekerja secara spesifik sesuai fungsinya. Misalnya, sistem reproduksi pria yang dapat memproduksi dan menghantarkan sel sperma untuk membuahi sel telur pada sistem reproduksi wanita. 

Nah, fungsi sistem reproduksi pada manusia ini bekerja saling melengkapi satu sama lain. Berikut penjelasannya:

Sistem Reproduksi Pria

Sistem reproduksi pada pria terdiri dari organ reproduksi eksternal dan organ reproduksi internal. Sebagian organ reproduksi pada pria berada di luar tubuh, meliputi:


  • Penis 

Penis adalah organ vital pada pria yang juga berfungsi sebagai organ eksternal untuk urinasi atau sebagai saluran kencing. Penis terdiri atas 3 rongga yang berisi jaringan spons dan dikelilingi oleh jaringan erektil yang rongga-rongganya mengandung banyak pembuluh darah dan saraf perasa. Penis juga sebagai media atau saluran sperma saat proses seksual.


  • Skrotum 

Skrotum berbentuk kantong kulit yang menggantung pada pangkal penis. Di dalam skrotum terdapat testis yang terdiri dari skrotum kanan dan skrotum kiri. Di antara skrotum kiri dan skrotum kanan dibatasi oleh sekat yang berupa jaringan ikat dan otot polos. Kantong kulit ini berfungsi untuk menjaga suhu testis yang sesuai saat memproduksi sperma. 


  • Testis 

Testis adalah kelamin bagian dalam yang memiliki bentuk bulat telur dan berjumlah sepasang. Testis terdapat di dalam skrotum, berfungsi untuk memproduksi sperma dan hormon testosteron.


  • Epididimis 

Epididimis adalah saluran yang keluar dari testis dan berfungsi sebagai tempat penyimpanan sperma sementara.


  • Saluran Uretra

Saluran uretra adalah kelenjar yang menghasilkan zat yang berisi basa (alkali), fruktosa (gula monosakarida), hormon prostaglandin dan protein pembekuan.

  • Kelenjar Prostat

Kelenjar prostat adalah kelenjar yang terletak di bawah kantung kemih, yang berfungsi menghasilkan cairan yang bersifat asam.


  • Kelenjar Cowper

Kelenjar cowper adalah kelenjar yang menghasilkan lendir dan cairan bersifat basa. Kelenjar ini berfungsi untuk melindungi sperma dengan cara menetralkan urine yang memiliki PH asam dalam uretra, sekaligus melapisi uretra untuk mengurangi kerusakan pada sperma selama ejakulasi.

Sistem Reproduksi Wanita 

Setelah mengetahui sistem reproduksi pria, berikut merupakan struktur reproduksi pada wanita:


  • Vagina 

Vagina adalah saluran yang menghubungkan serviks atau leher rahim ke bagian luar tubuh. Vagina juga sebagai tempat mengalirnya darah menstruasi dan saluran untuk melahirkan.


  • Serviks 

Serviks adalah struktur rahim bagian bawah rahim  yang terhubung ke vagina. Salah satu fungsi penting serviks adalah, memproduksi lendir yang membantu menyalurkan sperma dari vagina ke rahim selama proses seksual.


  • Saluran Telur atau Tuba Fallopi

Saluran ini berjumlah sepasang kanan dan kiri, bentuknya menyerupai tabung kecil dan tipis yang menempel di bagian atas rahim. Organ ini berfungsi sebagai saluran untuk sel telur atau ovum bergerak dari ovarium menuju rahim. Sementara Tuba Fallopi menjadi wadah fertilisasi atau pembuahan sel telur oleh sperma.


  • Indung Telur (Ovarium)

Indung telur atau Ovarium berjumlah sepasang dan terletak di rongga perut. Ovarium diselubungi kapsul pelindung dan mengandung beberapa folikel. Di dalam folikel terdapat sel telur atau ovum yang siap dibuahi. Folikel juga menghasilkan hormon khas wanita, yaitu estrogen dan progesteron.


  • Rahim (Uterus)

Rahim adalah organ berongga yang bentuknya menyerupai buah pir. Organ ini berfungsi sebagai tempat berkembangnya janin setelah sel telur dibuahi oleh sperma. Rahim tersusun atas tiga lapisan, yaitu Perimetrium, Miometrium, dan Endometrium atau dinding rahim.


Cara Sistem Reproduksi Manusia Bekerja

Reproduksi manusia adalah ketika sel telur dari wanita dengan sel sperma dari pria bersatu dan berkembang di dalam rahim untuk membentuk janin. Dengan kata lain, kemampuan ini berguna untuk menghasilkan keturunan atau berkembang biak. Beberapa bagian tubuh, baik pada wanita maupun pria dibutuhkan agar proses ini terjadi yang disebut juga dengan alat reproduksi atau alat kelamin. 

Sistem reproduksi pada pria dan wanita memiliki sistem kerja yang berbeda satu sama lain. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda dan keunikannya sendiri secara genetik. Saat proses reproduksi terjadi, percampuran antara antara sel sperma dan sel telur bercampur dan menimbulkan pembuahan. Setelah itu, janin terbentuk di dalam rahim selama 36 hingga 40 minggu untuk menghasilkan bayi.

Perbedaan Sistem Reproduksi Pria dan Wanita

Sistem reproduksi pada pria terdiri dari dua bagian utama, yaitu testis sebagai tempat sperma diproduksi dan penis. Bagian penis dan uretra termasuk dalam sistem saluran kemih dan reproduksi pada pria. Sedangkan testis, berada di dalam kantong luar yang disebut dengan skrotum dan biasanya sedikit lebih dingin dibandingkan suhu tubuh untuk memfasilitasi produksi sperma.

Sementara itu, struktur eksternal dari sistem reproduksi wanita, antara lain klitoris, labia minora, labia majora, serta kelenjar Bartholin. Bagian tubuh yang termasuk organ dalam utama dari sistem reproduksi wanita adalah vagina dan rahim, yang berguna sebagai wadah dari air mani dan ovarium tempat menghasilkan sel telur wanita. Vagina menempel ke rahim melalui serviks, sedangkan saluran tuba menghubungkan rahim ke ovarium.

Pembuahan terjadi jika sperma memasuki tuba falopi dan terus berada di dalam sel telur. Pembuahan biasanya terjadi di saluran telur, tetapi bisa juga terjadi di rahim itu sendiri. Sel telur kemudian ditanamkan di lapisan rahim saat proses embrio terbentuk dan janin mulai terbentuk. Saat janin sudah cukup dewasa untuk bertahan hidup di luar rahim, serviks akan membesar dan menyebabkan kontraksi rahim untuk mendorong keluar melalui jalan lahir.

Berikut adalah beberapa video pembelajaran tentang teori Reproduksi:

Pembelahan Sel Mitosis dan Meiosis : Sistem Reproduksi Manusia


Sistem Reproduksi Manusia 3 (Struktur dan Fungsi Organ Reproduksi Wanita



Sistem Reproduksi Manusia 2 (Struktur dan Fungsi Organ Reproduksi Laki-Laki


Berikut beberapa file yang bisa teman-teman jadikan materi pembelajaran untuk materi reproduksi:


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Pengertian, Proses, Tempat terjadinya, Reaksi dan Faktor Penentu Laju Utama dalam Fotosintesis Tumbu

Pengertian, Proses, Tempat terjadinya, Reaksi dan Faktor Penentu Laju Utama dalam Fotosintesis Tumbuhan- Distira Viro Nika

  Nama: Distira Viro Nika NPM: A1D021011 Kelas: 1B Pendidikan Biologi Pengertian, Proses, Tempat terjadinya, Reaksi dan Faktor Penentu...